Syekh Muhammad Ya’qub bin Abdul Kadir(1914-1994)
Syekh Muhammad Ya' qub bin Abdul Kadir lahir di Makkah tahun 1914 dan wafat 17 Juli 19 84 di panyabungan. Ia adalah adik kandung Syekh Ja'far Abdul Kadir. Syekh Muhammad Yakub Abdul Kadir belajar di Makkah, antara lain:
1.
Menghafal Al-Quran di Madrasah Al falah di Makkah 1923 -1924,
2. Belajar pada ayahnya di Masjidil haram
1924- 1926.
3.
Madrasah Assalatiyah di Makkah 1927 -1931
4. Madrasah Darul Ulum Al Diniyah di Makkah 1932-1934
5. Hai Ah Kibaril, ulama di Masjidil
haram 1934- 1936.
Pengalaman dakwahnya antara lain mengajar
di Madrasah Darul Ulum tingkat
Tsanawiyah di Makkah 1936-1939.
Mengajar pada Jami'ah Islamiyah Dafhel di India 1939-1940, mengajar Madrasah Mustofawiyah bagian Kismul Ali di
Purba Baru 1940-1942.
Syekh Muhammad Yakub Abdul Kadir juga aktif dalam perjuangan menegakkan kemerdekaan dengan menjadi anggota dewan pertahanan Kabupaten
Batang Gadis 1945-1950. Ia juga berkecimpung dalam politik melalui
pencalonannya sebagai Anggota
Konstituante dan tanda gambar Ka'bah
pada Pemilu 1955.
Prestasinya di bidang dakwah ditandai
dengan sejumlah surat-surat penghargaan dan piagam antara lain:
1.
Al-Allamah As-Sayid Idrus Albar ketua Mahkamah Syariah
Hadramaut,
2. Al-Allamah Ali Al Maliki,
wakil menteri pengetahuan zaman Syarif Husein
di Makkah,
3.
Al-Allamah Al-Maulawi Abdurrahman asy- Syahro Wardy, Presiden Direktur
Jami'ah Islamiyah, Dafhel Surat, India,
4. Al-Allamah Asy
-Syekh Umar Hamdan Besar Madinatul Munawaroh,
5. Sahibul Fadilah
Muhammad Hafiz Abdul Latif, Maha Guru Darul Ulum al Ulya di Makkah,
6.
Shahibul Fadhilah Muhammad Hasan, Ketua Mahkamah
Tinggi di Makkah,
7.
Kyai Muhammad Bakir, Guru
Besar Seluruh Tanah Jawa yang ada di
Makkah,
8. Kyai Ahzad Ulama
Besar dari Jawa barat yang berada di Makkah

0 Komentar