Syekh H. Abdul Malik Lubis (1873-1937)
Syekh H Abdul Malik Lubis lahir di desa Manambin pada Tahun 1873. Setelah remaja, beliau berangkat ke Makkah untuk menuntut ilmu.Beliau di Makkah selama 8 tahun, kemudian kembali ke tanah air dan membuka pengajian di Desa Manambin. Murid- murid beliau ramai berdatangan dari desa-desa sekitarnya.
Syekh H. Abdul Malik Lubis konsentrasi dalam membimbing ibadah masyarakat khususnya
masalah fardu aiin, beliau juga adalah ahli hisab rukyat dan dikenal memiliki ilmu kasyaf serta
karomah. Salah satu yang menyebutkan
kehebatan ilmu kasyaf beliau adalah ketika diadakan
pertemuan para ulama se-Asia di Sibolga
yang dalam kesempatan tersebut beliau tidak hadir.
Dalam pertemuan tersebut
dibahas masalah- masalah
keagamaan yang berkembang dan dalam pertemuan tersebut terjadi perdebatan
sengit antar para ulama dengan
seorang tamu yang hadir dan tidak dapat dituntaskan.
Akhirnya diambil keputusan
untuk mengundang Syekh H Abdul Malik Lubis agar
permasalahan tersebut dapat dituntaskan. Sesampai di Sibolga,
beliau berhadapan dengan tamu
tersebut dan beliau langsung berkata, ”Saya yang bertanya
atau Anda yang bertanya?”
Tamu tersebut diam.
Beliau bertanya kepada tamu tersebut, “Pakaianku kah yang kuserahkan padamu atau pakaianmu yang kau serahkan
padaku?”
Muka tersebut pucat dan langsung meninggalkan tempat. Orang-orang heran dan bertanya
kenapa demikian. Syekh H Abdul Malik Lubis mejelaskan kepada seluruh yang hadir bahwa tamu
tersebut adalah seorang pendeta
yang menyamar dan hendak mengacaukan pertemuan.
Ketika beliau menanyakan pertanyaan pakaianku kah yang kuserahkan padamu atau pakainmu yang kau serahkan padaku, pendeta itu kaget karena kedoknya sebagai
pendeta terbongkar. Karena takut, pendeta
tersebut lantas pergi meninggalkan pertemuan.
Pada umur 64 tahun Syekh H Abdul Malik Lubis wafat dan dimakamkan di desa Manambin Kotanopan pada tahun 1937.

0 Komentar